Jumat, 14 Juni 2019

Puisi Remaja Masakini

cukup kata saja sebagai kiasan.. wanita jangan











"Jangan kenal Cinta"

Aku dan sekolah menengahku
Dia dan alasan mengapa berada disana
Kagum hanya karena belum mengenalnya
Entah, karena jujur saja belum pernah bicara padanya

Jemari menulis sepatah kata
Saat diari kecil kubuka kembali 
Yang seja lama belum kutau kan diisi apa
Pah, mah sudah siapkah aku mengenalnya

Mungkin ia hanya setitik embun diantara rerimbunan
Tapi entah mengapa lebih tertarik melihatnya
Dia seperti melambai tangan padahal hanya berjalan lewat saja

Mey...
Halu kamu...
Ia bahkan g menoleh sedikitpun
Jangankan untuk menyatakan apa yg dirasa
Mendengar nafasnya saja tak bisa

Bunga itu cuma mekar kala ia bersemi
Dan senja terlihat indah kala matahari tak hanya lewat saja
Sedangkan ia hanya cuma sekedar menyapa apabila mey pernah duduk disampinya



1 komentar: